Remaja Menguap Melewati Penggunaan Rokok

Pada tahun 2013, hampir tiga kali lebih banyak anak-anak SMA AS merokok sama seperti mengisap rokok elektronik. Dalam dua tahun singkat, tren itu telah berbalik. Saat ini, hampir dua kali lebih banyak anak-anak sekolah menengah mengeringkan merokok, demikian temuan sebuah studi baru. Siswa sekolah menengah bahkan lebih menyukai vaping daripada merokok.

Tushar Singh bekerja di Kantor tentang Merokok dan Kesehatan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Atlanta, Ga. Dia dan rekan-rekannya menganalisis data yang dikumpulkan di seluruh negeri antara 2011 dan 2015 sebagai bagian dari Survei Pemuda Tembakau Nasional. Data ini menunjukkan bahwa diperkirakan 16 persen anak-anak sekolah menengah mengering pada tahun 2015. Itu menambah hingga 2,39 juta remaja. Sebagai perbandingan, hanya 1,37 juta anak-anak sekolah menengah merokok.

“Saya benar-benar terpesona oleh hasilnya,” kata Nikitin. Hanya “segelintir” toko yang melakukan apa pun untuk memverifikasi bahwa anak-anak sudah cukup umur untuk secara hukum membeli persediaan vaping. Jadi jika anak-anak ingin membeli barang-barang ini, katanya, kemungkinan besar mereka akan berhasil.

Kelompok Nikitin telah memberi setiap remaja daftar perusahaan untuk dihubungi. Mereka ingin memastikan ini mencerminkan berbagai toko online yang menjual persediaan vape.

Setengah dari penjual e-liquid milik asosiasi dagang. Itu adalah sekelompok perusahaan yang bekerja di bidang yang sama. Setiap kelompok perdagangan e-cig telah berjanji anggotanya tidak akan menjual pasokan vape kepada anak di bawah umur. Namun dalam studi baru 58 dari 60 perusahaan milik kelompok tersebut melakukannya.

Cairan uap bisa dibumbui dengan rasa seperti buah, permen atau makanan dan minuman lainnya. Lebih penting lagi, sebagian besar mengandung nikotin. Dan bahan terakhir itu bisa membuat cairan beracun, bahkan sebelum dipanaskan dalam rokok elektronik.

Konsentrasi nikotin yang tinggi dapat membunuh. Banyak wadah e-cair, bahkan yang kecil, memiliki cukup nikotin untuk membunuh orang dewasa. Ketika dilarutkan dalam larutan, nikotin itu bisa masuk ke tubuh langsung melalui kulit. Jadi tumpahan tak disengaja dapat terbukti beracun.

Dan anak-anak kecil mungkin tergoda untuk mencicipi cairan apa pun yang dijual dalam botol dengan gambar buah, permen atau es krim di labelnya. Badan pengontrol racun telah melakukan banyak panggilan tentang keracunan e-cig. Banyak dari korban adalah anak-anak prasekolah.

Risiko kesehatan ini menjelaskan satu tujuan dari penelitian baru. Tim Nikitin ingin melihat apakah cairan elektronik yang dijual secara online membawa label peringatan tentang risiko. Para ilmuwan juga ingin melihat apakah botol-botol itu memiliki tutup anti bocor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *